Kapan sebaiknya menggunakan kalimat kompleks di tes speaking? Pertanyaan tersebut sering muncul di kalangan peserta IELTS yang ingin meningkatkan skor mereka. Kalimat kompleks memang dapat memberikan kesan positif kepada penguji karena menunjukkan kemampuan bahasa Inggris yang lebih tinggi.
Namun, jika tidak digunakan dengan tepat, justru bisa membuat jawaban terdengar kurang alami atau bahkan sulit dipahami. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui kapan dan bagaimana menggunakannya agar jawaban tetap jelas, terstruktur, dan mudah dimengerti.
Topik Pembahasan
Manfaat Menggunakan Kalimat Kompleks dalam Tes Speaking IELTS
Dalam tes Speaking IELTS, penggunaan kalimat kompleks dapat memberikan banyak keuntungan bagi peserta ujian. Kalimat kompleks menunjukkan bahwa kamu memiliki pemahaman tata bahasa yang lebih baik dan mampu mengembangkan ide dengan lebih jelas serta terstruktur. Dengan menggunakan kalimat yang lebih bervariasi, kamu bisa terdengar lebih alami dan meyakinkan saat berbicara, yang pada akhirnya dapat meningkatkan skor.
Lengkapnya, berikut ini beberapa manfaat menggunakan kalimat kompleks dalam tes speaking IELTS:
Mendemonstrasikan Kemahiran Berbahasa
Dalam tes speaking IELTS, penggunaan kalimat kompleks tidak hanya membantu kamu berbicara dengan lebih lancar, tetapi juga menunjukkan kemahiran berbahasa Inggris yang lebih tinggi kepada penguji. Salah satu aspek utama yang dinilai dalam IELTS Speaking adalah Grammatical Range and Accuracy, di mana penggunaan berbagai struktur gramatikal termasuk kalimat kompleks yang dapat meningkatkan skor kamu secara signifikan.
Kalimat kompleks adalah kalimat yang terdiri dari satu klausa independen dan satu atau lebih klausa dependen. Misalnya, dibandingkan dengan kalimat sederhana seperti “I like studying English,” sebuah kalimat kompleks seperti “I like studying English because it helps me communicate with people from different countries” menunjukkan kemampuan kamu dalam menghubungkan ide-ide dengan lebih baik.
Memperkuat Makna Kalimat yang Utuh
Manfaat selanjutnya dapat membantu memperkuat makna kalimat secara utuh. Kalimat kompleks memungkinkan kamu menyampaikan ide yang lebih terstruktur, logis, dan mendetail, sehingga meningkatkan kelancaran serta koherensi dalam berbicara.
Menggunakan kalimat kompleks dalam IELTS Speaking membantu memperkuat makna kalimat secara utuh dengan meningkatkan kejelasan, kohesi, dan kualitas jawaban. Hal ini sangat penting dalam menunjukkan kemampuan bahasa yang lebih tinggi dan mendapatkan skor yang lebih baik dalam kategori Grammatical Range and Accuracy.
Jika ingin meningkatkan penggunaan kalimat kompleks, berlatihlah dengan mengembangkan jawaban menggunakan subordinate clauses dan relative clauses, serta pastikan tata bahasa yang digunakan benar agar tidak mengurangi skor.
Menunjukkan Grammatical Range
Penggunaan kalimat kompleks sangat penting untuk menunjukkan grammatical range atau variasi tata bahasa. Hal tersebut menjadi salah satu kriteria penilaian utama selain kelancaran (fluency and coherence), sumber leksikal (lexical resource), dan pengucapan (pronunciation). Dengan menggunakan berbagai struktur kalimat yang lebih kompleks, kamu dapat membuktikan bahwa kamu memiliki pemahaman mendalam tentang tata bahasa bahasa Inggris, yang dapat membantu meningkatkan skor IELTS kamu, terutama dalam aspek grammatical range and accuracy.
Kalimat kompleks biasanya mencakup penggunaan klausa bawahan (subordinate clauses), konjungsi yang lebih bervariasi, serta variasi tenses yang sesuai dengan konteks percakapan. Dalam bagian Speaking Part 3, misalnya, kamu mungkin harus membahas topik yang lebih analitis atau berspekulasi tentang masa depan. Oleh karena itu, menggunakan struktur seperti conditional sentences atau complex noun clauses akan memperlihatkan kemampuanmu dalam menyusun ide secara lebih matang.
Dibutuhkan untuk Meningkatkan Skor
Selanjutnya, kalimat kompleks juga bisa membantu meningkatkan skor. Peserta yang ingin mendapatkan skor tinggi (Band 7 atau lebih) harus mampu menggunakan berbagai struktur kalimat, termasuk kalimat kompleks, dengan fleksibilitas dan akurasi tinggi. Hal ini berarti kamu tidak hanya menggunakan kalimat sederhana (simple sentences), tetapi juga complex dan compound-complex sentences untuk menunjukkan kemampuan bahasa yang lebih luas.
Kalimat kompleks sangat membantu dalam meningkatkan koherensi dan kelancaran berbicara karena memungkinkan kamu menghubungkan ide-ide secara logis. Misalnya, membandingkan dua gagasan menggunakan klausa subordinat (ex: Although the internet provides vast information, it is crucial to verify sources for accuracy) akan lebih efektif daripada dua kalimat sederhana terpisah. Selain itu, kalimat kompleks memungkinkan kamu menunjukkan pemahaman yang lebih mendalam terhadap topik yang diberikan, yang akan meningkatkan kesan komunikatif dan profesionalisme dalam berbicara.
Baca Juga: Panduan Memulai Latihan Speaking IELTS
Kapan Sebaiknya Menggunakan Kalimat Kompleks di Speaking Test IELTS?
Penggunaan kalimat kompleks sangat disarankan karena dapat meningkatkan skor dalam aspek Grammatical Range and Accuracy (Jangkauan dan Ketepatan Tata Bahasa). Namun, ada waktu yang lebih tepat untuk menggunakan kalimat kompleks agar terdengar alami dan tidak membebani kejelasan komunikasi.
Nah, kapan sebaiknya kita menggunakan kalimat kompleks dalam speaking tes IELTS?
Saat Menjelaskan Alasan dan Memberikan Justifikasi
Kamu sebaiknya menggunakan kalimat kompleks saat menjawab pertanyaan yang membutuhkan penjelasan lebih dalam. Misalnya, jika ditanya, “Mengapa kamu memilih bidang studi ini?” Kamu bisa menjawab dengan kalimat kompleks seperti:
- “I chose to study environmental science because I have always been passionate about protecting nature, and I believe that through this field, I can make a real impact.”
Kalimat ini menunjukkan hubungan sebab akibat dengan penggunaan “because” dan klausa tambahan.
Saat Menghubungkan Ide dalam Jawaban Panjang (Part 2 & 3)
Dalam bagian kedua dan ketiga Speaking Test, kamu perlu berbicara lebih panjang. Menggunakan kalimat kompleks akan membantu kamu menyusun jawaban yang lebih koheren. Sebagai contoh, saat mendeskripsikan pengalaman, kamu bisa mengatakan:
- “One of the most memorable trips I have ever taken was to Japan, where I had the opportunity to experience a completely different culture and taste authentic Japanese cuisine.”
Penggunaan “where” dalam kalimat tersebut memperkaya jawaban tanpa membuatnya terlalu rumit.
Saat Menggunakan Perbandingan atau Kontras
Nah, pada sesi diskusi di Part 3, kamu mungkin diminta membandingkan dua hal, misalnya:
- “While traditional education provides structured learning, online courses allow students to study at their own pace, which is particularly beneficial for working professionals.”
Dengan menghubungkan ide menggunakan “while” dan “which,” jawabanmu menjadi lebih bernuansa dan kompleks.
Saat Menunjukkan Opini dengan Klausa Kondisional atau Relatif
Klausa kondisional (if-clauses) dapat digunakan untuk menyatakan pendapat secara lebih kompleks, misalnya:
- “If governments invested more in renewable energy, we would see a significant reduction in carbon emissions.”
Sedangkan klausa relatif membantu menambahkan informasi tambahan tanpa mengulang subjek, contohnya:
- “People who regularly exercise tend to have better mental health.”
Ada juga beberapa momen dimana kamu sebenarnya tidak perlu menggunakan kalimat kompleks, misalnya ketika saat menjawab pertanyaan singkat di part 1 dimana kalimat sederhana lebih alami dan menghindari kesalahan tata bahasa.
Kemudian ketika merasa tidak yakin dengan tata bahasanya sebab kalimat kompleks yang tidak akurat dapat menurunkan skor, jadi lebih baik menggunakan struktur yang lebih sederhana tetapi benar. Atau ketika berbicara terlalu cepat atau terbata-bata sebab kelancaran berbicara juga merupakan faktor penilaian, sehingga jangan sampai kalimat kompleks menghambat kelancaran bicaramu.
Baca Juga: Tips Taklukan Tes IELTS Speaking
Tips Menggunakan Kalimat Kompleks saat Speaking Test IELTS
Menggunakan kalimat kompleks dengan tepat dalam tes IELTS bisa membantu kamu menunjukkan kemampuan bahasa Inggris yang lebih tinggi. Selain itu, penggunaan struktur kalimat yang beragam juga dapat meningkatkan skor menulis karena menunjukkan pemahaman tata bahasa yang lebih luas. Agar kalimat kompleks bisa digunakan secara efektif, ada beberapa cara yang bisa kamu terapkan, seperti berikut:
Coba Variasikan Struktur
Cobalah untuk menggunakan berbagai jenis struktur kalimat dalam tulisanmu agar terdengar lebih alami dan dinamis. Gabungkan kalimat sederhana untuk membuat pernyataan yang jelas, lalu gunakan kalimat majemuk untuk menghubungkan dua gagasan yang setara.
Selain itu, kalimat kompleks dapat membantu kamu memberikan informasi tambahan dengan lebih mendetail. Dengan memvariasikan struktur kalimat, tulisanmu akan terasa lebih menarik dan mencerminkan kemampuan bahasa yang lebih fleksibel. Teknik ini juga dapat meningkatkan keterbacaan serta membantu dalam mencapai skor IELTS yang lebih tinggi.
Berlatih Menggabungkan Kalimat
Kamu juga harus membiasakan diri menggabungkan beberapa kalimat sederhana menjadi satu kalimat kompleks. Kamu bisa menggunakan berbagai cara, seperti menambahkan konjungsi, kata ganti relatif, atau konjungsi subordinatif agar kalimat terdengar lebih alami dan terstruktur dengan baik. Dengan terus berlatih, kamu akan semakin terbiasa dalam menyusun kalimat yang lebih beragam dan dinamis.
Selain itu, latihan ini juga akan membantu meningkatkan kefasihan serta kejelasan dalam berbicara dan menulis, yang tentunya berdampak positif pada skor IELTS-mu. Semakin sering kamu melatih kemampuan ini, semakin mudah pula bagi kamu untuk menggunakan kalimat kompleks secara spontan dan efektif dalam tes.
Hindari Membuat Kalimat yang Terlalu Rumit
Meskipun menggunakan kalimat kompleks bisa meningkatkan kualitas tulisanmu, kamu tetap perlu berhati-hati agar tidak membuatnya terlalu rumit. Jangan sampai struktur kalimat yang terlalu panjang justru membingungkan pembaca atau penguji IELTS. Sebaiknya, gunakan kalimat kompleks dengan cara yang alami dan sesuai dengan konteks.
Pastikan setiap ide dalam tulisanmu mengalir dengan logis sehingga mudah dipahami. Dengan menjaga keseimbangan antara kalimat sederhana dan kompleks, tulisanmu akan tetap jelas dan terstruktur dengan baik.
Biasakan Baca Contoh Esai
Membaca contoh esai IELTS dengan skor tinggi bisa jadi cara yang efektif untuk meningkatkan kemampuan menulis Kamu. Dengan memperhatikan bagaimana penulis menyusun kalimat kompleks, Kamu bisa memahami cara menghubungkan ide dengan lebih jelas dan logis.
Cobalah untuk menganalisis penggunaan struktur kalimat, variasi kosa kata, serta transisi antar paragraf dalam esai tersebut. Setelah itu, terapkan teknik serupa dalam latihan menulis Kamu agar lebih terbiasa menggunakan kalimat yang lebih kompleks namun tetap mudah dipahami. Semakin sering Kamu membaca dan berlatih, semakin baik kemampuan menulismu dalam menghadapi IELTS Writing Task 2.
Selalu Fokus pada Penjelasan
Ketika Kamu menyusun kalimat kompleks dalam tes IELTS, pastikan bahwa setiap gagasan yang Kamu sampaikan tetap jelas dan mudah dipahami. Jangan sampai penggunaan struktur kalimat yang lebih rumit justru membuat ide-ide Kamu terdengar membingungkan atau tidak terorganisir.
Penting untuk menjaga hubungan antara klausa agar tetap logis, sehingga pesan yang ingin Kamu sampaikan dapat diterima dengan baik oleh penguji. Jika sebuah kalimat terasa terlalu panjang atau sulit dipahami, cobalah menyusunnya kembali dengan struktur yang lebih jelas. Dengan cara ini, Kamu bisa meningkatkan skor tanpa mengorbankan kejelasan dalam komunikasi tertulis maupun lisan.
Baca Juga: Apa Saja IELTS Speaking Topics yang Harus Dipelajari?
Persiapkan Tes IELTS Bersama ICAN English!
Menggunakan kalimat kompleks dalam tes speaking IELTS sangat penting, namun harus dilakukan pada waktu yang tepat. Kamu sebaiknya menggunakan kalimat kompleks ketika ingin menjelaskan ide yang lebih mendalam atau menghubungkan beberapa gagasan.
Hal ini akan menunjukkan kepada penguji bahwa kamu dapat berbicara dengan fleksibilitas dan keahlian dalam bahasa Inggris. Namun, pastikan bahwa kalimat yang Kamu buat tetap jelas dan tidak membingungkan. Jangan memaksakan kalimat kompleks jika tidak dapat menjelaskannya dengan baik, karena kualitas penting dibandingkan kuantitas.
Untuk meraih skor tertinggi dalam tes IELTS, penting bagi kamu untuk berlatih dengan cara yang terstruktur dan efektif. Salah satu cara terbaik adalah dengan bergabung dalam kelas persiapan IELTS di ICAN English. Dengan pengalaman dan metode yang sudah terbukti, ICAN English dapat membantumu untuk mempersiapkan ujian dengan strategi yang tepat, termasuk kapan dan bagaimana menggunakan kalimat kompleks untuk menunjang performa Kamu. Jangan ragu untuk memulai perjalananmu menuju skor IELTS yang tinggi bersama ICAN English.